Mantan Atlet
Pada suatu hari ada seorang lelaki yang berusia hampir kepala empat mendatangi seorang psikiater. Sesampainya diruangan konsultasi, terjadi sebuah percakapan antara sang lelaki dengan psikiater,
Psikiater : Ada keperluan apa saudara datang kemari?Apa ada yang bisa saya Bantu?
Lelaki : Begini dok, akhir-akhir ini saya sedang mengalami sulit tidur,saya sudah mencoba berbagai cara tetapi tidak berhasil. Bagaimana dok?
Psikiater : Pekerjaan anda apa pak?
Lelaki : Saya mantan atlet pak
Psikiater : O, bagus itu. Tentunya secara fisik kondisi anda fit, dan akan lebih mudah untuk menjalani terapi nanti.
Lelaki : Jadi apa yang harus saya lakukan pak?
Psikiater : Begini, terapi ini sangat mudah dan 99 % berhasil. Pada saat anda akan tidur dan mulai berbaring ditempat tidur, anda harus menghitung secara perlahan dari 1 sampai 10. Silakan anda lakukan selama 1 minggu, setelah itu kembali lagi kemari.
Lelaki : Baiklah pak, anjuran bapak akan saya lakukan. Terima kasih dan saya pamit dulu.
Sang lelaki paruh baya itu melakukan anjuran sang psikiater, dan setelah 1 minggu sang lelaki dengan wajah yang cukup segar kembali menemui psikiater tersebut.
Psikiater : (melihat wajah lelaki yg cukup segar) Bagaimana pak, anjuran yang saya berikan berhasil bukan?Buktinya wajah anda kelihatan segar
Lelaki : Berhasil bagaimana pak? Wajah saya segar Karena selama setengah minggu ini saya pergi memancing bersama teman. Mengenai terapi yg bapak berikan, setiap saya menghitung 1..2..3..4..5.. saya mulai rileks tetapi saat mendekati hitungan ke 8 saya menjadi kaget dan langsung berdiri dari tempat tidur saya. Saya ulangi beberapa kali tapi hasilnya sama, saya langsung bangun dan tidak bisa tidur lagi.
Psikiater : (merasa ada yang tidak beres bertanya) Bapak dulunya mantan atlet apa?
Lelaki : Saya mantan atlet tinju pak
Psikiater : (pantas!!!)
Humor Bela Diri
Pada suatu hari seorang laki-laki muda sedang asyik menikmati minuman disebuah kafe. Beberapa saat kemudian ada seorang preman yang tampak kesal dan setengah mabuk mendekatinya dan dengan tanpa basa-basi langsung menendangnya dengan keras, “Ciaaaat!” Laki-laki muda jatuh tersungkur dari bangkunya. Ketika dia bangun, si preman berkata dengan sombong, “Itu tadi taekwondo dari korea.” Laki-laki muda itu tak menanggapi. Dia lalu kembali duduk ke bangkunya.
Namun tidak lama kemudian, preman tadi kembali mendekati dan langsung membantingnya, “Gubrakkk!” Laki-laki muda itu terjerembab. Saat dia bangun, preman berkata lagi, “Itu tadi judo dari Jepang.” Laki-laki muda itu tetap tidak meladeninya, dia langsung kembali duduk kebangkunya. Namun tidak lama kemudian, preman tadi kembali mendekatinya dan menendang dagu sang pemuda sambil melakukan salto. Laki-laki muda tsb kembali jatuh dengan terjungkir balik. Ketika dia bangun sipreman dengan angkuh berkata lagi, “Ha ha ha, kalau yang ini tadi kungfu dari china.” Laki-laki muda tetap tidak menanggapi. Perlahan-lahan dia kembali duduk.
Tidak lama kemudian, si preman menonjoknya, “Buggg!” Pemuda kecil kembali jatuh, lalu si preman berkata, “Itu tadi boxing dari Amerika.” Laki-laki muda itu menyadari mulutnya mengeluarkan darah. Lalu dia bangun dan tidak kembali ke bangkunya. Perlahan-lahan dia keluar dari kafe tersebut.
Tidak beberapa lama kemudian laki-laki muda itu masuk ke kafe dan menghampiri si preman. Tanpa berkata apa-apa lagi dia langsung memukul si preman, “Bletokkkk!” Si preman langsung jatuh pingsan. Laki-laki muda itu ingin memberi penjelasan, tapi si preman tidak juga siuman. Laki-laki muda menghampiri pemilik kafe dan berkata, “Pak, bila preman ini bangun tolong beritahu bahwa yang tadi itu Kunci Inggris dari Gudang Belakang.” Pemilik kafe yang melihat hanya tersenyum saja.
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
- April 2008 (1)
- Maret 2008 (3)
- Juni 2006 (2)
- Mei 2006 (4)
- April 2006 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS
Nama : Firmansyah Sutama